Monday, November 17, 2014
On 1:37 PM by fdabusaad@gmail.com No comments
Termasuk
sifat yang tercela adalah bakhil, pelit, atau kikir. Dan bakhil
bertingkat-tingkat, dari terendah hingga terparah. Padahal sejatinya orang
bakhil adalah orang fakir, dan makin bakhil maka makin fakir. Biarpun orangnya
kaya raya banyak harta.
Imam Ibnu
Qudamah pernah mengatakan, “Derajat bakhil yang paling parah adalah seseorang
bakhil untuk dirinya sendiri padahal dia sendiri membutuhkannya. Betapa banyak
orang bakhil memegang banyak harta yang sedang sakit tapi tidak mau berobat,
menginginkan sesuatu namun tidak tercapai disebabkan bakhilnya. Dan sangat beda
antara orang bakhil untuk dirinya padahal butuh dan antara orang yang lebih
mendahulukan orang lain.”
Jangankan
berbagi atau memberi sesuatu kepada orang lain, dirinya sendiri saja tidak
boleh menikmati dan mendapatkannya. Mirip seperti orang yang serba kekurangan.
Dan sebagian
ulama menambahkan, sekalipun fakir, orang bakhil tidak perlu dikasihani, diberi
imbalan, atau disantuni. Berbeda dengan fakir yang lainnya.
Semoga Allah
menyelamatkan kita dari perilaku bakhil atau kikir.

Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Search
Popular Posts
-
Tanah adalah suatu bagian yang tak dapat terlepas dari kehidupan alam, namun banyak dijumpai tanah yang tidak digunakan, misalkan seb...
-
Ucapan “Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh” adalah kalimat agung dalam agama Islam. Dengannya kita dapat saling mempererat h...
-
Kitab Ma'alim Ushul Fikih adalah kitab yang bagus dalam menjelaskan Ushul Fikih sesuai dengan pemahanam Ahlus Sunnah. Di dalamny...
Blog Archive
-
▼
2014
(10)
-
▼
November
(9)
- Banyak Cerita Bisa Mengantarkan Pada Dusta
- Muraja’ah Itu Penting
- Kebaikan Juga Perlu Ditutupi
- Saat Hidup Terasa Keras, Carilah Ketenganan Dengan...
- Orang Bakhil Adalah Orang Terfakir
- Saat Ilmu Memanggil Amalan
- Niatnya Sih Baik, Tapi...
- Jangan Kau Buang Rasa Malu Itu
- Hujan Bukan Semata Peristiwa Alam
-
▼
November
(9)
Translate
Powered by Blogger.
-
-

0 komentar:
Post a Comment