Blogger templates

Monday, November 17, 2014

On 1:42 PM by fdabusaad@gmail.com   No comments

Setiap kita tentu pernah berbuat salah, terjatuh dalam hal yang buruk. Tentu kita berusaha menutupi dan berusaha agar tidak tampak. Sebagai manusia yang normal tentu demikian. Sekalipun ada yang parah, justru menampakkan kesalahan dan bangga dengan kesalahan tersebut.

Ada lagi yang harus ditutupi, yaitu lawan dari keburukan, yang berarti kebaikan.
Kebaikan pun perlu ditutupi, bukan berarti malu berbuat baik, namun agar kita tidak terjerumus dalam riya’ atau ingin dilihat dan diperhatikan orang lain. Apalagi sombong dengan kebaikan yang pernah dilakukan.

Sangat banyak kisah kaum shalih terdahulu dalam menyembunyikan amal baik mereka. Dan banyak yang baru diketahui kemudian setelah sang pelaku meninggal dunia karena terhentinya kebaikan setelah wafatnya yang melakukan kebaikan tersebut padahal semasa hidupnya tidak ada yang tahu. Seperti sebagian para penguasa yang membagikan shadaqah pada malam hari.


Namun terkadang ada saat-saat kita sebaiknya menampakkan amal kebaikan, misalkan untuk memberi contoh bagi orang lain.

0 komentar:

Post a Comment