Blogger templates

Monday, March 2, 2015

On 3:08 PM by fdabusaad@gmail.com   No comments
  



Kini aksi-aksi begal mulai merajalela. Terjadi di banyak tempat pada saat yang bersamaan. Menjadi tragis karena ada pembegal yang dibakar massa hingga tewas.

Sebaiknya kita perlu mengetahui begal merupakan aksi kejahatan yang parah. Siapapun mengecam aksi pembegalan. Sangat mengacaukan stabilitas keamanan masyarakat.


Apapun motifnya, begal adalah penjahat yang buruk, suatu cara untuk mendapatkan keinginan melalui kekerasan dan kekejaman. Untuk mendapatkan motor misalkan, bisa saja ia mencegat orang di jalanan dan mengancamnya dengan benda-benda tajam.

Mengenai maraknya pembegalan akhir-akhir ini, beragam spekulasi merebak, apa yang melatarbelakanginya?

Ada yang berpendapat bahwa keadaan ini sengaja diciptakan, entah oleh siapa untuk membuktikan bahwa penegak hukum sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Mengingat adanya gesekan perseteruan para pejabat keamanan negara. Cara ini dianggap efektif untuk menaikkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap para penegak hukum.

Sungguh, jika benar, cara ini sangatlah aneh dan merugikan. Kita tidak tahu, apakah karena sudah kehabisan cara untuk memberi solusi yang menyelesaikan perseteruan tersebut.

Adapun peristiwa dibakarnya seorang pembegal hingga tewas itu diwarnai oleh kemarahan masyarakat. Maka cara-cara seperti ini kurang tepat, aksi main hakim sendiri sangatlah berbahaya, menandakan hilangnya rasa kepercayaan kepada para penegak hukum. Dan justru merusak stabilitas keamanan masyarakat tersebut.

Sekalipun demikian, para penegak hukum tidak bisa sekaligus menyalahkan masyarakat yang bermain hakim sendiri. Bisa jadi itu adalah bahan introspeksi diri agar lebih perhatian dalam tugasnya menjaga keamanan rakyatnya.


Kesimpulannya, pembegal tetaplah penjahat yang terburuk, berbuat tanpa memakai otak sehatnya. Hukuman bagi mereka harus keras dan berat. Sekalipun demikian, bukan berarti membolehkan kita main hakim sendiri, walau dilakukan ramai-ramai. Serahkan masalah pada bagiannya!

0 komentar:

Post a Comment