Blogger templates

Monday, March 2, 2015

On 3:11 PM by fdabusaad@gmail.com   No comments

Cita-cita kita bisa saja menjulang menembus angkasa, segala ilmu dan pengetahuan ingin kita kuasai.

Sadarilah, usia kita sangat pendek. Sedangkan ilmu sangat luas. Sampai usia berapapun kita tidak akan bisa menguasai seluruh gudang ilmu.
Banyak ulama mengingatkan para muridnya agar pandai memilah mana ilmu yang bermanfaat untuk dipelajari dan diamalkan. Dan mendahulukan ilmu yang terpenting di antara sekian ilmu yang penting.


Sayangnya, banyak di antara kita kurang memahami nasehat klasik ini. Sejak kecil kita sudah diajari ilmu-ilmu yang tidak pernah kita rasakan manfaatnya, kita ambil contoh salah satu ilmu yang kita pelajari adalah ilmu tata surya,
menghafal planet-planet beserta urutan dan bentuknya, jika kita perhatikan apalah manfaatnya bagi anak kecil? mungkin kita bisa menjawab sekedar agar tahu saja. Ada lagi menghafal nama-nama binatang purba, ciri-cirinya, makananya, tahunnya, dan segala perinciannya.

Belum lagi ketika terjun dalam dunia ilmu filsafat. Banyak orang menguras otak dan menghabiskan waktu siang malam untuk mempelajarinya. Apakah akan menjadikannya semakin dekat dengan Rabb-nya? Jangan-jangan hasilnya malah bingung dan ragu-ragu tentang keberadaan Rabb.
Kata Ulama, "Ilmu Kalam, dikuasai pun tidak ada manfaatnya, dan tidak tahu pun tidak membahayakan." Sekedar tahu saja.

Dan banyak lagi ilmu-ilmu yang dipandang hebat oleh orang-orang, namun hakikatnya tidak bermanfaat dan justru merugikan.
Rasulullah saja berdo'a:
"Ya Allah, aku berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat."


Mari kita fungsikan hidup yang pendek ini untuk mempelajari ilmu-ilmu yang bermanfaat saja.

0 komentar:

Post a Comment